<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lamaharani&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://lamaharani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lamaharani.wordpress.com</link>
	<description>fashion designers blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Aug 2009 14:15:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lamaharani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lamaharani&#039;s Blog</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lamaharani.wordpress.com/osd.xml" title="Lamaharani&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lamaharani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>60&#8242;S &amp; 70&#8242;S GOES TO OFFICE</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/60s-70s-goes-to-office/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/60s-70s-goes-to-office/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[IBARAT RODA BERPUTAR, DUNIA FASHION JUGA MENGALAMI PERPUTARAN TREND YANG MENJADI ACUAN SETIAP KESEMPATAN. GAYA TAHUN 60-AN DAN 70-AN MUNGKIN MENJADI INSPIRASI ANDA DALAM BERBUSANA. SELAIN MASIH CHIC, GAYA DIDUA ERA INI TENTUNYA TAK AKAN LEKANG DIMAKAN WAKTU. Pada prinsipnya mode fashion dari waktu ke waktu tak henti selalu berputar. Dan bila kita cermati sesungguhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=63&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IBARAT RODA BERPUTAR, DUNIA FASHION JUGA MENGALAMI PERPUTARAN TREND YANG MENJADI ACUAN SETIAP KESEMPATAN. GAYA TAHUN 60-AN DAN 70-AN MUNGKIN MENJADI INSPIRASI ANDA DALAM BERBUSANA. SELAIN MASIH CHIC, GAYA DIDUA ERA INI TENTUNYA TAK AKAN LEKANG DIMAKAN WAKTU.</p>
<p>Pada prinsipnya mode fashion dari waktu ke waktu tak henti selalu berputar. Dan bila kita cermati sesungguhnya tidak ada yang baru sama sekali, yang ada hanyalah pengulangan dengan berbagai modifikasi yang lebih dilandasi semangat berkreasi dari para fashionista semata. Namun demikian, ada hal yang perlu ditekankan dalam perkembangan fashion saat ini, yang mempunyai kecenderungan pada hakekat kebebasan yang dianut para fashionista yaitu &#8221; Kemudahan dan Kenyamanan dalam berpakaian&#8221;. Disamping kedua hal tersebut yang juga perlu diperhatikan dan dipertimbangkan adalah unsur &#8220;Stylish, Independensi dan Personality&#8221;.</p>
<p>Bila kita kembali pada fashion era tahun 60-an &amp; 70-an, perkembangan trend mode yang dapat diidentikkan dengan populernya beberapa public figure antara lain model celana Cutbray gaya John Travolta yang sangat digandrungi pada masanya. Selain karena potongan yang mencerminkan keseksian, juga modis untuk dikenakan. Selain itu actor Richard Gere dalam permainannya di film Pretty Woman, juga sempat mempopulerkan business suit yang sangat keren dan banyak ditiru dan diadaptasi untuk pakaian kantor. Untuk gaya tahun 60-an &amp; 70-an, ikon artis Audrey Hepburn menjadi trend tersendiri. Karena setiap busana yang dikenakan terlihat serasi.</p>
<p>TAK MELUPAKAN SISI FEMINITAS</p>
<p>Adanya semangat revolusi dikibarkan oleh Giorgio Armany pada setiap peragaan busananya yang banyak menampilkan model-model jas dan jaket kulit. Tak hanya untuk kaum pria saja, namun kaum wanita juga bisa mengenakannya tanpa harus kehilangan sisi femininnya. Pola jahitan jas dan jaket yang diluncurkan Armany sangat rileks, informal dan berkarakter lembut dan tidak kaku, sehingga tetap dapat memunculkan tubuh pemakainya.</p>
<p>Style jas dan jaket kulit rancangan Armany, dapat diadaptai untuk pakaian kantor, baik yang cenderung Casual Informal maupun yang Formal sekalipun. Pilihan warna juga dapat mempengaruhi penampilan. Leather warna hitam atau coklat dapat memberi kesan klasik dan sensual. Sementara kulit berwarna sangat In dan Casual, begitu juga kulit dengan warna redup dapat diperoleh dengan cara pemakaian leather secara terbalik (Suede).</p>
<p>Padanan yang cocok untuk jas dan jaket adalah blus turtle neck, kemeja-kemeja dengan krah tinggi, blus satin motif cetak atau grafis retro yang memberi aksen sedikit maskulin, blus-blus jersey atau katun dengan garis potong yang cantik. Sementara model bolero pendek yang jatuhnya pas digaris bawah dada menjadi sangat populer pada era tahun 60-an &amp; 70-an. Padukan bolero dengan jenis bahan yang sama untuk rok atau celananya. Padanan yang cocok dengan model bolero pendek adalah kemeja yang sangat &#8220;fitted&#8221; dengan bolero.</p>
<p>POLKADOT AGAIN</p>
<p>Gaun terusan pendek diatas lutut dengan siluet feminin sesuai bentuk tubuh dengan lengan &#8220;You Can See&#8221; menjadi salah satu trend mode tahun 60-an &amp; 70-an. Gaun terusan pendek dapat diadaptasi untuk baju kantor dengan memodifikasi konstruksinya dan disesuaikan dengan kecenderungan style dari fashionista atau kebutuhan pemakai.</p>
<p>Lantas trend rok mini yang sangat ramping mengecil di bagian pinggang atau rok bentuk A Line dengan belahan di belakang atau samping yang memperlihatkan keseksian juga sangat populer pada tahun 60-an &amp; 70-an. Bagi anda yang charming, atraktif dan dinamis sangat cocok untuk mengoleksi rok mini jenis ini sebagai busana kantor. Bila anda senang memadu padankan pakaian, maka padanan rok mini dengan blus berbahan halus seperti wol halus dengan model krah lebar seperti krah bermuda atau kemeja sporif menjadi alternatif tersendiri.</p>
<p>Adapun detail-detail dan warna-warna fashion yang sangat menonjol di era tahun 60-an &amp; 70-an, antara lain munculnya corak atau motif polkadot, baju seragam tentara, tekstur unik dari rajutan, motif decoratif, bahan-bahan leather, kombinasi unik dari bahan velvet. Sedangkan warna-warna yang sedang trend pada saat itu terkesan lembut dan menetralisir warna-warna keras pada warna klasik ; hitam, coklat, biru dongker, maupun abu-abu. Namun demikian warna-warna klasik tersebut tidaklah mendominasi sedemikian rupa karena di era tahun 60-an &amp; 70-an menganut kecenderungan &#8220;Colour Your Life&#8221;. Jadi, tak ada kata &#8220;TAK BISA&#8221; untuk mengeksplorasi diri dengan model-model pakaian kala hendak beraktifitas ke kantor.</p>
<p>AKSESORIS TAHUN 60-AN &amp; 70-AN</p>
<p>&gt;&gt; Kacamata dengan frame lebar berwarna warni terang berani dengan berbAgai model, seperti model  &#8220;Pussy Cat&#8221;.<br />
&gt;&gt; Anting-anting dengan berbagai model yang berukuran besar juga sangat digandrungi dimasanya.<br />
&gt;&gt; Bandana lebar dengan warna-warni cerah, terbuat dari bahan rajut atau kaos.<br />
&gt;&gt; Ban pinggang atau belt yang lebar dengan detail bordir atau batu-batuan, semacam skinny belt, model lilit atau model pita dengan ukuran besar, bahkan belt yang dipakai di posisi &#8220;melorot&#8221; dipinggul.<br />
&gt;&gt; Sepatu Platform yang dibuat dari berbagai macam material, yaitu sepatu yang bagian haknya tebal dan identik dengan model tumit menjulang tinggi.</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 46-48 Edition Juni 2009 By. Lisa Analisa Maharani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=63&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/60s-70s-goes-to-office/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TAK SALAH BERPENAMPILAN MASKULIN</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tak-salah-berpenampilan-maskulin/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tak-salah-berpenampilan-maskulin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[BOSAN DENGAN PENAMPILAN YANG ITU-ITU SAJA ? MENGAPA TIDAK MENCOBA GAYA YANG BARU. BILA SEBELUMNYA ANDA BERPENAMPILAN SANGAT FEMININ DENGAN PADU PADAN BLUS, ROK MAUPUN PANTALON, KINI ANDA BISA BEREKSPLORASI PENAMPILAN DENGAN TAMPILAN ALA MASKULIN. MESKI BEGITU, KESAN FEMININ TETAP MENJADI PRIORITAS UTAMA. Dalam kaitannya dengan berbusana, ada kecenderungan dan style berbusana yang umumnya dominan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=61&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BOSAN DENGAN PENAMPILAN YANG ITU-ITU SAJA ? MENGAPA TIDAK MENCOBA GAYA YANG BARU. BILA SEBELUMNYA ANDA BERPENAMPILAN SANGAT FEMININ DENGAN PADU PADAN BLUS, ROK MAUPUN PANTALON, KINI ANDA BISA BEREKSPLORASI PENAMPILAN DENGAN TAMPILAN ALA MASKULIN. MESKI BEGITU, KESAN FEMININ TETAP MENJADI PRIORITAS UTAMA.</p>
<p>Dalam kaitannya dengan berbusana, ada kecenderungan dan style berbusana yang umumnya dominan menjadi pilihan atau menjadi ciri khas seseorang. Misalnya tampilan maskulin yang cenderung sportif casual. Kecenderungan dan style sporty casual banyak dipilih lantaran lebih simple dan dinamis, serta bebas bergerak.</p>
<p>Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa tampilan sedikit maskulin menjadi lebih dinamis dan cenderung casual. Ini bisa jadi karena &#8220;Tuntutan&#8221; pentingnya menyesuaikan busana dengan situasi dan kondisi, misalnya antara lain :</p>
<p>1. DRESS CODE</p>
<p>Suatu event ada kalanya mengharuskan seseorang berbusana sesuai dengan thema acara yang telah ditentukan, misalnya dengan menentukan; warna, style, dll. Salah satu contoh yang umum dikantor misalnya adalah saat-saat Family Gathering dengan dress code; celana jeans biru dengan kaos warna tertentu, karena sifatnya lebih santai.</p>
<p>2. TEMPAT DAN WAKTU</p>
<p>Pastilah tidak terhindarkan bahwa bekerja di kantor sekali waktu juga melakukan aktifitas yang berbeda. Dinas keluar kota, pelatihan out door, survey, entertaint, golf, dll. Dengan demikian, tempat dan waktu menjadi unsur penting untuk di pertimbangkan saat menentukan busana yang akan dikenakan.</p>
<p>3. STYLE</p>
<p>Tiap orang mempunyai pilihan gaya yang berbeda. Umumnya yang sesuai dengan karakter dan kepribadiannya. Dari segi formalitas style atau gaya berbusana bisa dibedakan pada dua kategori :</p>
<p>&gt;&gt; BUSANA FORMAL GAYA MASKULIN;<br />
Bisa berupa padanan celana panjang dari bahan dengan blus sporty tangan panjang lengkap dengan detail kantong, manset lipat, tali, kancing metal, payet metal, dll, asalkan tidak berlebihan. Atasan kemeja tangan panjang juga bisa dikenakan untuk ke kantor, dipadu rompi atau blazer dengan aksessoris dasi atau ikat pinggang kulit berpayet metal.</p>
<p>&gt;&gt; BUSANA NON FORMAL GAYA MASKULIN;<br />
Celana panjang dari bahan yang lebih casual dengan paduan kaos, blus spoty atau kemeja, bisa tangan tiga perempat tau pendek sekalipun. Untuk busana non formal; detail, warna, corak, model, bisa lebih variatif sifatnya. Pemakaian rompi ataupun jaket pendek bisa menambah tampilan lebih sempurna.</p>
<p>Namun demikian hendaknya kita kembali pada tatanan dan aturan dari tiap perusahaan tempat bekerja. Karena adakalanya beberapa perusahaan memberi batasan tentang ketentuan berbusana. Namun ada juga perusahaan yang juga membebaskan karyawannya bebas berbusana, namun tetap berpegang pada etika berbusana yang rapi dan sopan. Selamat mencoba.</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 48-49 Edition January 2009 By. Lisa Analisa Maharani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=61&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tak-salah-berpenampilan-maskulin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TETAP SANTUN TANPA JILBAB</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tetap-santun-tanpa-jilbab/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tetap-santun-tanpa-jilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[ADAKALANYA KARENA KETERBATASAN WAWASAN, ILMU SERTA EGO, SEORANG SUAMI TIDAK MEMPERBOLEHKAN ISTRI ATAU ANAK-ANAK PEREMPUANNYA MENGENAKAN JILBAB. SEMENTARA KARENA KETAATAN ISTRI KEPADA SUAMI SEBAGAI PEMIMPIN DALAM KELUARGA, TERPAKSA MENANGGUHKAN KEINGINANNYA BERJILBAB. Pada hakekatnya perempuan mempunyai hak dan kewajiban, khususnya dalam perkara menutup aurat dengan jilbab. Laki-laki dengan legitimasinya sebagai pemimpin keluarga sebetulnya tidak berhak merampas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=59&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ADAKALANYA KARENA KETERBATASAN WAWASAN, ILMU SERTA EGO, SEORANG SUAMI TIDAK MEMPERBOLEHKAN ISTRI ATAU ANAK-ANAK PEREMPUANNYA MENGENAKAN JILBAB. SEMENTARA KARENA KETAATAN ISTRI KEPADA SUAMI SEBAGAI PEMIMPIN DALAM KELUARGA, TERPAKSA MENANGGUHKAN KEINGINANNYA BERJILBAB.</p>
<p>Pada hakekatnya perempuan mempunyai hak dan kewajiban, khususnya dalam perkara menutup aurat dengan jilbab. Laki-laki dengan legitimasinya sebagai pemimpin keluarga sebetulnya tidak berhak merampas hak dan kewajiban istri sebagai perempuan muslim untuk menutup auratnya dengan jilbab.</p>
<p>Seiring perkembangan zaman, kaum perempuan di Indonesia kini telah banyak menggunakan baju muslim dan jilbab untuk menutup aurat. Hal ini lebih disebabkan karena :</p>
<p>1. TREND MODE yang terus berkembang.</p>
<p>Para ahli mode berlomba-lomba merancang busana muslim dan jilbab yang trendy. Sehingga banyak alternatif pilihan busana dan jilbab bagi kaum perempuan muslim untuk tetap tampil modis dan modern. Namun demikian. masih banyak kita dapati kaum perempuan menggunakan busana muslim hanya sekedar mengikuti trend, hanya karena ikut-ikutan dan menyimpang dari ketentuan yang seharusnya; baju terlalu ketat menampakkan bentuk tubuh, baju tipis dan transparant, atau busana yang masih menampakkan bagian tubuh; misalkan leher, rambut atau lengan. Hal yang perlu diingat dan ditekankan disini bahwa jilbab bukanlah mode, tapi eksis lebih sebagai kekuatan moral sosial, pergerakan dan jati diri kaum perempuan muslim.</p>
<p>2. KESADARAN BERAGAMA</p>
<p>Telah tumbuh kesadaran kaum perempuan muslim di Indonesia untuk menjalankan kewajibannya menutup aurat sesuai dengan keyakinan beragamanya.</p>
<p>3. NIAT</p>
<p>Banyak ahli berpendapat bahwa apapun &#8220;Tujuannya&#8221; semua tergantung dari niatnya. Bila kaum perempuan telah mendapat hidayah, InsyaAllah segala apapun akan dikerjakannya dengan niat ikhlas tanpa paksaan ataupun tendensi lain kecuali semata-mata karena Allah SWT.</p>
<p>Jadi bila anda kaum perempuan muslim sudah mendapat hidayah, punya niat yang cukup, janganlah ragu-ragu menutup aurat dan gunakanlah segera busana muslim dan jilbab. Segala hal akan dimudahkan Allah SWT dan terasa ringan tanpa beban. Sangatlah berbeda bila kaum perempuan muslim menggunakan busana muslim dan jilbab hanya lebih karena paksaan atau dorongan orang lain. Bila demikian adanya, jilbab dipakai hanya bersifat sementara, sesaat akan mudah ditanggalkan.</p>
<p>4. TUJUAN DAN PILIHAN</p>
<p>Setiap orang mempunyai tujuan dan pilihan dalam hidupnya. Demikian pula kaum perempuan muslim. Dalam berbusana, tidak semua kaum perempuan muslim memilih untuk berbusana muslim dan berjilbab. Banyak faktor yang menjadi penyebab mereka tidak berbusana muslim dan berjilbab. Namun demikian kaum perempuan muslim dapat tetap terlihat muslimah dan santun walaupun tanpa jilbab dengan cara :</p>
<p>&gt;&gt; Memperhatikan cara berbusana. Perhatikan tidak hanya dari segi estetika semata, namun penting pula diperhatikan etika berbusana. Kemanapun anda akan pergi, usahakan busana anda cukup tertutup, tidak terbuka atau terkesan murahan karena memperlihatkan atau menonjolkan bagian tubuh anda. Sehingga mengundang perhatian.</p>
<p>&gt;&gt; Pilihlah busana yang sopan. Jangan pilih busana yang tidak mencerminkan jati diri anda sebagai muslimah. Tentunya karena ada nilai moral sosial dan peradaban dalam berbusana.</p>
<p>&gt;&gt; Jagalah sikap dan perilaku. Hal tersulit dalam hidup adalah ujian mengendalikan diri. Jagalah sikap dan perilaku dalam kehidupan bersosial. Bersikaplah dengan tulus ikhlas, tidak sekedar manis dimulut.</p>
<p>&gt;&gt; Kendalikan sifat-sifat buruk; egois, merasa paling baik dari orang lain, sombong, kikir, nyinyir, berfikir negatif, bergunjing, membicarakan kekurangan orang lain, dll. Maka jadilah anda pribadi yang baik dan terpuji.</p>
<p>&gt;&gt; Pertebal kadar keimanan anda. Tambahlah wawasan pengetahuan anda tentang agama. Ikutilah berbagai kegiatan keagamaan, bacalah literatur buku tentang agama, bergaullah dengan komunitas agama dilingkungan anda.</p>
<p>&gt;&gt; Pada akhirnya kembali harus jujur pada nurani, niat tulus ikhlas, tujuan yang sempurna dan keyakinan pada pilihan hati.</p>
<p>SEMUA KEYAKINAN ADA DITANGAN ANDA. MAU TERLIHAT LEBIH SANTUN DENGAN MENGENAKAN JILBAB ATAU TETAP SANTUN TANPA MENGENAKAN JILBAB, ITU TERSERAH ANDA.</p>
<p>Fashion &amp; Passion &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 56-57 Edition September 2008 By. Lisa Analisa Maharani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=59&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tetap-santun-tanpa-jilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TAMPIL CHIC DENGAN CARDIGAN</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tampil-chic-dengan-cardigan/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tampil-chic-dengan-cardigan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:08:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[BANYAK HAL YANG DAPAT KITA UPAYAKAN UNTUK MEMAKSIMALKAN ATAU MENYEMPURNAKAN PENAMPILAN KITA. SALAH SATU UNSUR FASHION PENDUKUNG PENAMPILAN ADALAH CARDIGAN YANG BERFUNGSI SEBAGAI PEMADU PADAN DAN PENGHANGAT TUBUH. Menurut sejarahnya, pada sekitar abad 17 muncul pakaian sejenis cardigan yang pernah menjadi trend dan sangat diminati, terutama pada saat musim dingin. Saat pertama kali kemunculannya, cardigan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=57&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYAK HAL YANG DAPAT KITA UPAYAKAN UNTUK MEMAKSIMALKAN ATAU MENYEMPURNAKAN PENAMPILAN KITA. SALAH SATU UNSUR FASHION PENDUKUNG PENAMPILAN ADALAH CARDIGAN YANG BERFUNGSI SEBAGAI PEMADU PADAN DAN PENGHANGAT TUBUH.</p>
<p>Menurut sejarahnya, pada sekitar abad 17 muncul pakaian sejenis cardigan yang pernah menjadi trend dan sangat diminati, terutama pada saat musim dingin. Saat pertama kali kemunculannya, cardigan terbatas pembuatannya dari benang rajutan yang tebal sejenis benang untuk bahan belacu, benang wol atau benang katun rami, dengan model, corak dan warnanya yang sangat simple bahkan cenderung konservatif.</p>
<p>Dalam perkembangannya, saat ini cardigan tidak hanya dibuat dari bahan wol saja, namun guna lebih variatif lagi dibuatlah dari bahan-bahan seperti cashmere, katun polyester, melton, rayon, lycra maupun jersey. Modelnyapun dipilih lebih gaya dan modern, Bahkan corak dan warnanya cenderung lebih cerah dan berani.</p>
<p>Di Indonesia, telah banyak model pakaian yang mengadaptasi dan mendesain ulang dengan berbagai modifikasi cardigan yang lebih gaya dan modern. Bahkan cardigan dapat dipakai pada kesempatan formal maupun non formal, musim hujan ataupun panas sekalipun.</p>
<p>Mengingat sifat dan kegunaannya yang sangat fleksibel, cardigan dapat difungsikan sebagai berikut:</p>
<p>PENGHANGAT TUBUH DAN PENAHAN ANGIN</p>
<p>Dimanapun kita beraktifitas, di outdoor maupun indoor, cardigan sangat bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh kita dari dinginnya AC, terpaan angin ataupun saat-saat musim penghujan dan pancaroba.</p>
<p>PENAMPILAN DAN GAYA</p>
<p>Bila diperhatikan, pada kenyataannya cardigan sangat berpengaruh pada penampilan dan gaya. Yang berkerah dan umum diminati adalah V-neck, Crew neck, Off shoulder, turtle neck, Bolero style, dan Long sweaters.</p>
<p>Beberapa jenis cardigan bisa dipakai untuk kesempatan lebih formal karena selain gaya dan modern juga dapat memberi kesan lebih rapi, chic dan elegant. Untuk itu pilihlah bahan yang halus dan ringan seperti silk, katun dan viscous yang akan menyamarkan bentuk tubuh anda menjadi tidak terlalu gemuk. Bagi yang memiliki tubuh tidak terlalu tinggi, sebaiknya tidak memilih cardigan yang panjang, sehingga akan menenggelamkan tubuh dan memberi kesan lebih pendek.</p>
<p>Khususnya untuk pakaian kerja, agar mudah untuk memadu padankan; pilihlah cardigan dengan warna-warna natural seperti hitam, putih, krem, warna-warna pastel, olive green, beige, coklat, maroon, atau biru gelap. Sementara bahan-bahan yang nyaman, mudah menyerap keringat seperti katun merupakan pilihan yang paling tepat untuk wanita yang padat beraktifitas.</p>
<p>Untuk beraktifitas di tempat kerja, pilihlah cardigan dengan model yang simple, klasik dan ukuran yang sesuai dengan proporsi tubuh, sehingga tidak mengganggu kenyamanan. Kemudian variasikan dalam padu padan busana kerja, sehingga selain dapat memaksimalkan manfaatnya, juga tidak akan membuat cepat bosan, serta tetap tampil gaya dan chic.</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 48-49 Edition April 2009 By. Lisa Analisa Maharani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=57&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/tampil-chic-dengan-cardigan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SANTAI KE KANTOR DENGAN JEANS</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/santai-ke-kantor-dengan-jeans/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/santai-ke-kantor-dengan-jeans/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[JIKA PADA HARI SENIN HINGGA KAMIS KARYAWAN LEBIH BANYAK BERPENAMPILAN FORMAL, MAKA UNTUK HARI JUM&#8217;AT ATAU HARI SABTU SEKALIPUN, RASANYA SYAH-SYAH SAJA UNTUK SEDIKIT BERPENAMPILAN BERBEDA DENGAN MENGENAKAN CELANA JEANS YANG DIPADU ATASAN SEMI FORMAL. BAHKAN JIKA ADA KEPERLUAN MENDADAK BERTEMU KLIEN, RASANYA JEANS JUGA BISA MEWAKILI PENAMPILAN ANDA. Secara umum telah diketahui dengan pasti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=55&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JIKA PADA HARI SENIN HINGGA KAMIS KARYAWAN LEBIH BANYAK BERPENAMPILAN FORMAL, MAKA UNTUK HARI JUM&#8217;AT ATAU HARI SABTU SEKALIPUN, RASANYA SYAH-SYAH SAJA UNTUK SEDIKIT BERPENAMPILAN BERBEDA DENGAN MENGENAKAN CELANA JEANS YANG DIPADU ATASAN SEMI FORMAL. BAHKAN JIKA ADA KEPERLUAN MENDADAK BERTEMU KLIEN, RASANYA JEANS JUGA BISA MEWAKILI PENAMPILAN ANDA.</p>
<p>Secara umum telah diketahui dengan pasti bahwa jeans berbahan tekstil kanvas dipelopori oleh seorang pemuda bernama Levi Strauss dengan merk dagang pertama didunia yaitu &#8220;LEVIS&#8221;. Dalam perkembangannya, jeans tidak saja terbuat dari bahan kanvas tetapi juga dari bahan genes yang dicelup dengan warna indigo yang terkenal dengan sebutan &#8220;Blue Jeans&#8221;. Demikian juga denim, Jeans juga sangat disukai karena mempunyai karakter bahan yang kuat, tahan lama, tidak mudah rusak dan terkesan santai.</p>
<p>Meski demikian saat ini jeans tidak lagi terbatas untuk pakaian casual, tetapi sudah menjadi pakaian yang bersifat universal. Untuk ke kantor bahkan untuk kepesta semi formal, rasanya jeans syah-syah saja dikenakan. Sifat utama yang disandang jeans sangat bervariatif, penuh kreatifitas dan kebebasan berimprovisasi. Beberapa merk dagang terkenal di dunia seperti Versace maupun Armany juga tidak ketinggalan melansir design-design yang up to date berbahan jeans atau denim.</p>
<p>Dipasaran retail, bisa kita dapatkan berbagai jenis jeans; yang streach sampai yang kaku, yang tipis sampai yang tebal, yang berkualitas baik sampai yang rendah, yang mahal sampai yang low price, design yang simple sampai yang berdetail rumit, bahkan jeans dengan aneka warna yakni; hijau, merah, coklat, maupun putih.</p>
<p>Sejalan dengan perkembangan zaman, tuntutan dan tingkat kebutuhan, dan trend gaya hidup masyarakat perkotaan khususnya, banyak orang cenderung berfikir lebih cepat dan praktis. Demikian pula dengan pola atau cara berpakaian, khususnya untuk santai ke kantor. Beberapa kantor bahkan memberi kebebasan pola berpakaian kepada staf karyawannya. Biasanya pada hari jum&#8217;at atau sabtu karyawan baik wanita maupun pria di perbolehkan memakai celana jeans. Sementara untuk atasannya bisa dipilih T-Shirt atau kemeja santai dengan corak cerah.</p>
<p>BEBERAPA TIPS MENGENAKAN JEANS UNTUK KE KANTOR :</p>
<p>1. Pilihlah jeans dengan bahan yang berkualitas, sehingga anda merasa nyaman memakainya karena gerak aktifitas anda dipastikan tidak terganggu.</p>
<p>2. Sesuaikan postur tubuh anda dengan model jeans yang dipilih. Bila anda merasa tidak cukup tinggi jangan memilih model celana jeans yang melebar pada bagian bawah/cut bray ataupun rok panjang A Line, karena akan memberi kesan lebih pendek.</p>
<p>3. Jeans dapat dipadu padankan dengan T-Shirt, kemeja ataupun blus. Untuk memberi kesan lebih formal bisa dipilih kemeja ataupun blus berkerah atau berlengan panjang. Selain itu jeans dapat juga dipakai dengan padanan jaket, rompi ataupun cardigan.</p>
<p>4. Apapun warna jeans yang anda pilih, pastikan sesuai dengan warna maupun corak T-Shir, Kemeja ataupun blus, sehingga tidak berkesan overlapping.</p>
<p>5. Lengkapi pemakaian jeans dengan aksesoris penunjang; sepatu canvas, belt kulit, scrarf, ataupun syal cantik.</p>
<p>6. Bila anda menyukai jeans yang tidak biasa, banyak pilihan jeans yang sudah mengalami proses pengolahan bahan misalnya dengan tehnik celup/Tie Die, warna bahan jeans bisa menjadi patent atau bahkan pudar/belel. Demikian juga pemakaian ornamen; payet, ornamen metal, bordir, cat lukis bahkan sulam.</p>
<p>7. Selain memberi kesan lebih langsing, jeans dengan warna-warna gelap seperti hitam pekat ataupun navy blue jeans juga bisa memberi kesan semi formal. Sehingga jika anda mendadak bertemu dengan klien, rasanya tidak menjadi masalah anda menggunakan jeans, asal padu padannya pas dan sesuai.</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 48-49 Edition July 2009 By. Lisa Analisa Maharani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=55&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/santai-ke-kantor-dengan-jeans/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PADU PADAN KRAH SESUAI PENAMPILAN</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/padu-padan-krah-sesuai-penampilan/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/padu-padan-krah-sesuai-penampilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 14:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/padu-padan-krah-sesuai-penampilan/</guid>
		<description><![CDATA[KRAH PADA BUSANA SANGAT MEMPENGARUHI PENAMPILAN; BAIK TERHADAP BUSANA ITU SENDIRI MAUPUN PROPORSIONAL TUBUH. DENGAN PADANAN KRAH YANG PAS PADA BUSANA, PENAMPILAN DAPAT TERLIHAT SEMPURNA. Pada kenyataannya dunia fashion selalu berputar dari waktu ke waktu mengikuti trend fashion yang ada. Dalam perputarannya perubahan selalu terjadi, baik secara keseluruhan model pakaian maupun komponen-komponennya. Kreatifitas dan inovasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=54&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KRAH PADA BUSANA SANGAT MEMPENGARUHI PENAMPILAN; BAIK TERHADAP BUSANA ITU SENDIRI MAUPUN PROPORSIONAL TUBUH. DENGAN PADANAN KRAH YANG PAS PADA BUSANA, PENAMPILAN DAPAT TERLIHAT SEMPURNA.</p>
<p>Pada kenyataannya dunia fashion selalu berputar dari waktu ke waktu mengikuti trend fashion yang ada. Dalam perputarannya perubahan selalu terjadi, baik secara keseluruhan model pakaian maupun komponen-komponennya. Kreatifitas dan inovasi dari kalangan fashionista banyak mengadaptasi, memvariasikan, dan menghidupkan kembali berbagai kemungkinan sehingga menghasilkan kreasi-kreasi fashion yang lebih modern, berani, up to date dan tak terbatas.</p>
<p>Komponen-komponen dari fashion, sebetulnya sangatlah banyak sekali dan sangat berpengaruh pada penampilan. Namun untuk kali ini pembahasan dibatasi pada manset leher atau krah pakaian.</p>
<p>MODEL KRAH</p>
<p>Ada beberapa jenis krah atau manset leher yang kita kenal dan digunakan sehari-hari, seperti krah siku (V), krah bulat (Decolette), krah sabrina (Krah yang potongannya memanjang kearah dua bahu), krah shanghai/Chinese Look (Krah yang tegak berdiri pada batang leher), krah blazer (Krah dengan potongan dua siku), krah sunda dan krah sailor (Diadaptasi dari pakaian seragam pelaut).</p>
<p>Model-model krah diatas adalah model-model dasar yang masih dapat divariasikan kembali dengan berbagai hiasan. Penggunaan krah biasanya disesuaikan dengan model pakaian yang dikenakan.</p>
<p>MODEL KRAH DAN PROPORSIONAL TUBUH</p>
<p>Model pakaian tentunya sangat berpengaruh pada bentuk tubuh si pemakai. Untuk itu diperlukan pengetahuan agar setiap pakaian yang dikenakan terlihat sesuai dengan bentuk tubuh. Jika anda memiliki bentuk tubuh gemuk berisi atau yang memiliki payudara yang cukup besar sebaiknya anda menghindari untuk memilih model krah yang menutup bagian leher dan dada, karena akan memberi kesan penuh pada bagian dada. Selain itu yang perlu dihindari adalah krah bulat lantaran bisa membuat proporsi tubuh anda semakin besar. Sebaiknya yang perlu diperhatikan adalah memilih model krah yang memberi aksen melangsingkan, seperti krah tanpa kelopak, dan krah V.</p>
<p>Sementara anda yang memiliki tubuh kurus dan langsing tampaknya lebih mudah untuk memilih model-model krah untuk kesempurnaan tampilan pakaian. Namun demikian, agar tubuh nampak lebih berisi sebaiknya menghindari menggunakan krah V yang cenderung memberi aksen bertambah kurus. Krah model tertutup atau berkelopak sangat cocok untuk yang bertubuh kurus atau langsing.</p>
<p>Nah, bagaimana dengan anda yang memiliki tubuh ideal? Apapun pilihan krah pastinya tidaklah menjadi masalah. Namun demikian krah ideal yang sangat di anjurkan adalah krah sabrina.</p>
<p>HIASAN PADA KRAH</p>
<p>Agar tampilan pakaian anda dapat serasi dikenakan, maka tak ada salahnya jika disematkan hiasan agar terlihat lebih indah. Seperti motif hiasan Ruffles, Frill Pleats, dan Frill Syabo. Untuk ruffles atau kerutan dapat memberi aksen cantik dan feminin pada pakaian yang ditampilkan. Ruffles dapat dibuat dari bahan atau kain yang sama dengan bahan pakaian, bahkan pita, renda, tule dan lainnya. Selain diselipkan pada tepian krah, dapat pula dijahit tindas sehingga kedua sisi atau tepian ruffles akan tetap tampak. Besar-kecilnya ruffles dapat disesuaikan dengan model krah dan menjadi satu kesatuan yang serasi dengan model pakaian.</p>
<p>Selain ruffles, hiasan lainnya yang tak kalah menarik adalah Frill Syabo; hiasan yang dibuat dari potongan bahan yang dipotong melingkar sehingga memberi aksen gelombang pada tepiannya. Jenis hiasan ini bisa diselipkan pada model-model krah terbuka misalnya; krah V, krah Sabrina, krah bulat (Decolette).</p>
<p>Begitu juga dengan hiasan Frill Pleats. Hiasan dengan pleats atau lipit biasanya dibuat; permanen dengan menggunakan obat atau tidak permanen/lipit biasa. Sama seperti Frill Syabo, hiasan Frill Pleats dapat dipadukan dengan model-model krah terbuka seperti krah V, krah bulat (Decolette) dan Sabrina. Untuk Frill Pleats yang pendek atau tidak permanen, bisa diselipkan seperti hiasan Ruffles pada tepian krah. Beberapa model pakaian saat ini, bahkan kebaya banyak juga yang menggunakan Frill Pleats sebagai krah berdiri pengganti krah Shanghai.</p>
<p>Setelah menyimak penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa dunia fashion merupakan dunia tanpa batas dan penuh kreasi. Tak perlu ragu untuk mengekspresikan diri agar penampilan anda selalu terlihat baik. Selamat mencoba.</p>
<p>Carieer &amp; Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 48-49 Edition Mey 2009 By. Lisa Analisa Maharani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=54&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/30/padu-padan-krah-sesuai-penampilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KE KANTOR MEMAKAI VEST (ROMPI) WHY NOT?</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/ke-kantor-memakai-vest-rompi-why-not/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/ke-kantor-memakai-vest-rompi-why-not/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 04:12:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[DALAM BERBUSANA KITA KADANG MERASA ENGGAK YAKIN ATAU KURANG PEDE DENGAN PENAMPILAN KITA, BISA SAJA HAL INI DISEBABKAN KARENA KITA BELUM TAHU BETUL TUJUAN, MANFAAT ATAUPUN FUNGSI DARI PAKAIAN YANG KITA KENAKAN. MISALNYA &#8220;VEST&#8221; YANG KITA KENAL DI INDONESIA DENGAN SEBUTAN ROMPI. Kalau kita telusuri sejarahnya, pada awalnya vest berlengan dan panjangnya selutut. Namun dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=44&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DALAM BERBUSANA KITA KADANG MERASA ENGGAK YAKIN ATAU KURANG PEDE DENGAN PENAMPILAN KITA, BISA SAJA HAL INI DISEBABKAN KARENA KITA BELUM TAHU BETUL TUJUAN, MANFAAT ATAUPUN FUNGSI DARI PAKAIAN YANG KITA KENAKAN. MISALNYA &#8220;VEST&#8221; YANG KITA KENAL DI INDONESIA DENGAN SEBUTAN ROMPI.</p>
<p>Kalau kita telusuri sejarahnya, pada awalnya vest berlengan dan panjangnya selutut. Namun dalam perkembangannya kemudian, vest berubah bentuk menjadi pendek sepinggang dan kehilangan lengannya menjadi (Sleeveless).</p>
<p>Pada sekitar abad 17 vest digunakan hanya sebagai pelengkap setelan jas dan celana (suits). Namun saat ini vest telah banyak digunakan secara unisex untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita, tua maupun muda dan dalam situasi serta kondisi apapun.</p>
<p>Kalau melihat bentuk, struktur dan penggunaannya, vest bisa dikelompokkan menjadi 2 kelompok :</p>
<p><strong>I.  FORMAL ;</strong><br />
Vest dalam kelompok ini mempunyai ciri yang khas antara lain :</p>
<ol type="A">
<li>Vest yang dipakai umumnya terbuat dari bahan-bahan berkualitas dan mahal.</li>
<li>Yang berkerah, umumnya dikenakan langsung tanpa jas, misalkan Wrap Coat, Revere Waistcoat, Shawl Collar Waistcoat, Assymetric Waistcoat, Noched Lapel Waistcoat, Peaked Lapel Waistcoat.</li>
<li>Yang tidak berkerah, umum digunakan dengan setelan jas adalah Backless Waistcoat yang terbuka pada bagian punggungnya. Sedangkan yang dikenakan langsung tanpa setelannya adalah No Collar Waistcoat yaitu vest yang mempunyai bentuk paling sederhanana.</li>
<li>Vest formal umumnya bersaku dalam dengan tutup/kelepak ataupun tidak, persis seperti kantung jas.</li>
<li>Wana vest biasanya disesuaikan dengan warna setelannya.</li>
</ol>
<p><strong>II. NON FORMAL ;</strong><br />
Vest yang termasuk dalam kelompok ini mempunyai ciri, antara lain :</p>
<p>Terbuat dari banyak jenis bahan pilihan yang lebih bervariasi. Umumnya disesuaikan dengan fungsi dan tujuan pemakaian. Untuk memancing umumnya dipakai Fishing Waistcoat yang dilengkapi dengan banyak kantung atau Down Waistcoa, Vest casual berleher yang dipakai untuk penghangat badan. Selain itu, No Collar Waistcoat juga bisa dimasukkan dalam kelompok ini, karena vest ini paling populer dan sangat digemari karena modelnya yang paling simple.</p>
<p>VEST YANG COCOK DIKENAKAN KE KANTOR, diantaranya adalah :</p>
<ol type="A">
<li>Bentuk vest yang formal maupun non formal bisa anda pilih untuk dikenakan. Namun harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi.</li>
<li>Pilihlah vest yang simple, dari segi warna, bahan, motif dan corak serta modelnya.</li>
<li>Vest merupakan pelengkap busana, sesuaikan dengan padupadan setelannya. Kemeja, celana, rok atau apapun yang dikenakan, jangan sampai terkesan salah kostum.</li>
<li>Utamakan kenyamanan dalam pemakaiannya sehingga tidak mengganggu gerak aktivitas kerja.</li>
</ol>
<p>Fashion Beat &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 36 Edition Oktober 2008 By. Lisa Analisa Maharani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=44&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/ke-kantor-memakai-vest-rompi-why-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TREND BUSANA KERJA : SANTAI SEDIKIT TAK BERARTI HILANG FORMALITAS</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/trend-busana-kerja-santai-sedikit-tak-berarti-hilang-formalitas/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/trend-busana-kerja-santai-sedikit-tak-berarti-hilang-formalitas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 04:11:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[BINGUNG SELALU MEMADU PADANKAN BAJU KE KANTOR SETIAP HARI? ADA CARA JITU AGAR ANDA TETAP CHIC SAAT KE KANTOR. TAK SELALU HARUS FORMAL, DENGAN SENTUHAN LEBIH &#8220;SANTAI&#8221; ANDA TERKESAN LEBIH FRESH DAN FLEKSIBEL. Bila dulu denim dianggap tidak layak dan kurang sopan untuk dikenakan ke kantor atau instansi, maka sekarang menjadi busana yang cukup sopan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=42&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BINGUNG SELALU MEMADU PADANKAN BAJU KE KANTOR SETIAP HARI? ADA CARA JITU AGAR ANDA TETAP CHIC SAAT KE KANTOR. TAK SELALU HARUS FORMAL, DENGAN SENTUHAN LEBIH &#8220;SANTAI&#8221; ANDA TERKESAN LEBIH FRESH DAN FLEKSIBEL.</p>
<p>Bila dulu denim dianggap tidak layak dan kurang sopan untuk dikenakan ke kantor atau instansi, maka sekarang menjadi busana yang cukup sopan, efektif dan efisien. Bahkan mencitrakan kualitas diri yang tegas namun tetap fleksibel. Saat ini bisa jadi denim sudah manjadi standar umum busana kerja, karena bisa dikenakan dimanapun dan kapanpun, tetap chic tanpa kehilangan sisi formalitas. Jadi pantaslah bila banyak pengamat mode menganggap saat ini telah lahir era demokrasi berpenampilan.</p>
<p>Beberapa ahli bahkan berpendapat bahwa kebebasan berekspresi cenderung dapat meningkatkan kreatifitas dan produktifitas individu. Demikian pula halnya dalam gaya hidup. Meningkatnya mobilitas kerja di area publik melahirkan kebiasaan dan tuntutan baru berpenampilan yang lebih didasari gaya hidup individual atau Personal Style.</p>
<p>Namun demikian, walaupun berlaku kebebasan demokrasi berpenampilan selayaknya kita tetap berpegang dan memperhatikan batasan-batasan yang berlaku dalam kehidupan sosial, diantaranya :</p>
<p><strong>ETIKA DAN NORMA</strong></p>
<p>Etika dan norma dalam hal ini sangat erat dengan kelaziman dan tata krama kesopanan. Batasan kelaziman dan kesopanan tiap individu sangatlah berbeda. Ini perlu menjadi perhatian, karena dalam bersosialisasi kita juga harus menghargai dan menghormati hak privasi individu lainnya, Jangan sampai apapun busana kerja yang dianggap lazim dan sopan bagi satu individu menimbulkan jengah, malu dan mengganggu aktivitas juga produktivitas kerja individu lainnya.</p>
<p>Beberapa pakaian yang bisa dikategorikan tidak lazim dan tidak sopan untuk dikenakan ke kantor adalah :</p>
<ul>
<li>Berpakaian minim, yang banyak memperlihatkan bagian anggota tubuh.</li>
<li>Berpakaian seronok, baik dari segi model, warna, bahan, detail, dan pelengkap busana.</li>
<li>Berpakaian terlalu nyentrik, seperti celana jeans bolong-bolong atau kaos tanpa lengan.</li>
<li>Berpakaian transparan, sehingga terlihat lekuk tubuh.</li>
<li>Pelengkap busana; sandal jepit, accessories yang berlebihan dsb.</li>
</ul>
<p><strong>CITRA DIRI</strong></p>
<p>Tiap individu tentunya selalu berfikir dan berusaha untuk menampilkan citra positif terhadap publik. Tentulah wajar bila penampilan menjadi hal utama yang patut untuk diperhatikan. Untuk itu pilihlah pakaian atau busana yang betul-betul dapat mencitrakan kualitas diri. Sesuaikan busana anda dengan aktivitas dan profesi, pribadi dan karakter, situasi dan kondisi tempat kerja, dll.</p>
<p><strong>TUNTUTAN DAN KEBUTUHAN</strong></p>
<p>Berbagai perubahan dalam hidup, tentulah sangat berpengaruh terhadap tuntutan dan kebutuhan gaya hidup tiap individu. Di Indonesia, umumnya masih banyak individu yang cenderung terbawa arus gaya hidup yang berlaku, sekedar mengikuti trend, berpegang pada prestise dan gengsi semata karena kekhawatiran dianggap katro atau ketinggalan zaman. Cobalah untuk membuat skala prioritas dalam upaya untuk memenuhi semua tuntutan dan kebutuhan gaya hidup.</p>
<p><strong>KENYAMANAN</strong></p>
<p>Busana yang nyaman dikenakan, akan menunjang gerak aktifitas sehingga produktivitas kerja tentulah bisa optimal, Pilihlah busana dari bahan-bahan dengan kualitas baik; tidak terlalu berat, tidak panas, cukup menyerap keringat sehingga tidak menimbulkan bau, tidak mudah kusut, nyaman dan cocok dikenakan untuk bekerja,</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 49 Edition February 2009 By. Lisa Analisa Maharani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=42&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/trend-busana-kerja-santai-sedikit-tak-berarti-hilang-formalitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKIN MODIS DENGAN SYAL</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/makin-modis-dengan-syal/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/makin-modis-dengan-syal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 04:10:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[AKSESORI MERUPAKAN HAL YANG TAK TERPISAHKAN DARI DUNIA FASHION. ADA BERBAGAI JENIS AKSESORI YANG DIPAKAI SEBAGAI PENUNJANG PENAMPILAN AGAR DAPAT TAMPIL LEBIH TRENDI, GAYA DAN BERBEDA. SALAH SATUNYA ADALAH SYAL. SELAIN BERFUNGSI SEBAGAI PENUNJANG FASHION SYAL JUGA BERFUNGSI SEBAGAI PENGHANGAT TUBUH. Tidak diketahui pasti kapan syal mulai dikenakan dan diminati banyak orang. Yang pasti aksesori [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=40&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AKSESORI MERUPAKAN HAL YANG TAK TERPISAHKAN DARI DUNIA FASHION. ADA BERBAGAI JENIS AKSESORI YANG DIPAKAI SEBAGAI PENUNJANG PENAMPILAN AGAR DAPAT TAMPIL LEBIH TRENDI, GAYA DAN BERBEDA. SALAH SATUNYA ADALAH SYAL. SELAIN BERFUNGSI SEBAGAI PENUNJANG FASHION SYAL JUGA BERFUNGSI SEBAGAI PENGHANGAT TUBUH.</p>
<p>Tidak diketahui pasti kapan syal mulai dikenakan dan diminati banyak orang. Yang pasti aksesori yang satu ini bisa dikenakan tanpa batas, waktu dan ruang. Khususnya di Indonesia, sebagai negara beriklim tropis dengan pergantian musim hujan maupun panas, syal tetap dapat dipergunakan dan diminati sebagai pelengkap busana.</p>
<p>Bila kita simak, syal mempunyai beberapa kriteria yang dapat kita kelompokkan berdasarkan :</p>
<p><strong>I. UKURAN</strong></p>
<p>Ada beberapa jenis syal yang berkukuran kecil dengan panjang lebih kurang 50 cm dan yang terpanjang maksimal umumnya 175 cm. Untuk yang berukuran panjang biasanya dipakai oleh orang-orang yang mempunyai tinggi badan.<br />
Ukuran syal sangat berpengaruh pada penampilan karena sebagai aksesori syal sebaiknya jangan terlalu besar sehingga sampai mendominasi atau terlihat lebih menonjol ketimbang busana yang dikenakan.</p>
<p><strong>II. BENTUK</strong></p>
<p>Dalam perkembangannya, bentuk syal tidak lagi baku dan kaku berupa kotak atau persegi panjang. Di beberapa kesempatan banyak designer yang telah memikirkan dan merancang syal berbentuk elips, segitiga, banyak segi atau bulat sekalipun. Bentuk apapun yang dipilih, sebaiknya disesuaikan dengan busana dan kesempatan saat dikenakan.</p>
<p><strong>III. CORAK (MOTIF) DAN WARNA</strong></p>
<p>Trend dalam dunia fesyen seringkali membuat fashionholic menjadi lebih kreatif dalam berbusana. Demikian pula adanya dengan trend pemakaian syal. Dari coraknya, saat ini bisa kita dapati yang bercorak abstrak, animal, floral, batik, ataupun corak kontemporer.</p>
<p>Cara pembuatan dan pewarnaannya sendiri menggunakan berbagai tehnik; celup, printed, rajut, batik, sulam pita atau benang, detail manik payet ataupun bordir. Sementara untuk warna-warna jauh lebih berani dan beraneka ragam.</p>
<p><strong>IV. JENIS BAHAN</strong></p>
<p>Ada beberapa perancang memilih material bahan untuk syal yang lebih ekstrim agar lebih beda, namun ada pula yang memakai material bahan lebih simple. Umumnya syal dibuat dari bahan rajutan atau wol, kashmir, velvet, cutton, silk, angora ataupun chenille. Sesuaikan material bahan busana yang akan dikenakan dengan material bahan syal agar terlihat lebih serasi.</p>
<p><strong>V. MANFAAT DAN CARA PEMAKAIAN</strong></p>
<p>Sebenarnya syal mempunyai banyak manfaat, selain untuk penunjang atau pelengkap berbusana. Dan sesungguhnya tidak terbatas untuk busana formal saja, namun yang casualpun bisa disempurnakan dengan pemakaian syal.<br />
Semuanya terkembali kepada si pemakai. Bahkan busana pesta dan pengantinpun bisa dimodifikasi dengan pemakaian syal yang cantik dan glamour. Bila anda berkerudung; syal dapat dimanfaatkan sebagai penutup kepala yang cantik, modern dan sangat gaya, asalkan anda tahu tehnik atau cara pemakaiannya.</p>
<p>Untuk busana formal atau kerja, andapun tak perlu ragu menggunakan syal. Selain bermanfaat untuk penahan rasa dingin AC dalam ruangan, syal juga bermanfaat untuk menyempurnakan penampilan busana kerja. Pilihlah syal yang sesuai dengan busana dan proporsional tubuh anda. Syal bisa dililit di leher atau bahu dengan simpul tali, juga bisa dengan menyematkan peniti atau bross. Syal juga bisa dililit di pinggang atau pinggul sehingga selain gaya, anda akan tampak lebih seksi.<br />
Sementara bagi yang bekerja di luar ruang, syal bermanfaat sebagai penahan angin, dan yang kerap dipakai adalah syal berbahan tebal.</p>
<p>Your Style &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 49 Edition Maret 2009 By. Lisa Analisa Maharani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=40&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/makin-modis-dengan-syal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERLU TIDAKNYA KE KANTOR PAKAI STOCKING!!</title>
		<link>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/perlu-tidaknya-ke-kantor-pakai-stocking/</link>
		<comments>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/perlu-tidaknya-ke-kantor-pakai-stocking/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 04:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lamaharani</dc:creator>
				<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lamaharani.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[KITA TIDAK BISA MEMPREDIKSI PERLU TIDAKNYA SESEORANG MENGGUNAKAN STOCKING KE KANTOR. MENGAPA? KARENA APAPUN YANG DIPILIH DAN DIKENAKAN ORANG PASTILAH TERKAIT SUATU ALASAN YANG BERBEDA, DALAM HAL INI BANYAK ASPEK YANG PERLU DIBAHAS. Sekedar kita ketahui, diperkirakan stocking lahir bersamaan dengan lahirnya ide dasar celana panjang, yakni sekitar abad 12 sebagai pakaian dalam. Dalam perkembangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=38&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KITA TIDAK BISA MEMPREDIKSI PERLU TIDAKNYA SESEORANG MENGGUNAKAN STOCKING KE KANTOR. MENGAPA? KARENA APAPUN YANG DIPILIH DAN DIKENAKAN ORANG PASTILAH TERKAIT SUATU ALASAN YANG BERBEDA, DALAM HAL INI BANYAK ASPEK YANG PERLU DIBAHAS.</p>
<p>Sekedar kita ketahui, diperkirakan stocking lahir bersamaan dengan lahirnya ide dasar celana panjang, yakni sekitar abad 12 sebagai pakaian dalam. Dalam perkembangan fashion abad ini, stocking lebih banyak dipakai bukan saja sebagai pakaian dalam, tapi juga sebagai pakaian luar. Pemakaiannyapun tidak terbatas pada acara-acara pentas fashion, pertunjukan opera, balet dan tari semata, namun lebih pada acara kegiatan sehari-hari.</p>
<p>Dalam aktifitas seperti ke kantor maupun tempat umum lainnya terlihat wanita semakin umum menggunakan stocking. Sebagai karyawan tentunya berpenampilan baik merupakan citra yang harus selalu menjadi prinsip, tak terkecuali karyawati yang menggunakan stocking sebagai pelengkap penampilan. Umumnya karyawati yang menggunakan stocking adalah karyawati yang sehari-harinya dituntut untuk menggunakan rok; baik rok potongan diatas lutut maupun dibawah lutut.</p>
<p>Pada dasarnya stocking dipakai karena mempunyai beberapa manfaat; diantaranya untuk menyamarkan bentuk dan tampilan kaki yang kurang sempurna. Selain itu fungsi stocking juga dapat menjadi bahan penyamar untuk menutupi cacat pada kaki, bercak atau noda pada kulit kaki atau betis. Ada fungsi stocking lainnya yang sangat berguna bagi anda yang bekerja lebih banyak di ruangan ber AC, karena pada dasarnya stocking dapat memberi rasa hangat. Dari sekian banyak kegunaan stocking tersebut hal yang terpenting adalah untuk menonjolkan sisi keindahan dan menambah rasa percaya diri.</p>
<p>Namun demikian  bila anda memang merasa perlu memakai stocking ke kantor, ada baiknya diperhatikan beberapa hal, diantaranya:</p>
<ol>
<li>Pilihlah warna stocking yang tidak mencolok sehingga mengundang perhatian orang dan tentu saja stocking yang harus digunakan harus bersih dan terhindar dari robekan atau lubang.</li>
<li>Bila kaki anda tergolong berbulu, sebaiknya segera hindarkan untuk memakai stocking, kecuali bila bulu-bulu pada kaki anda terlebih dahulu dilakukan Waxing atau dikerik.</li>
<li>Dalam memilih stocking yang anda pakai untuk beraktifitas sehari-hari, tentunya warna stocking dapat disesuaikan dengan busana yang anda pakai.</li>
<li>Selanjutnya, untuk memadu padankan stocking dengan pakaian kerja sebaiknya jangan memakai stocking bertekstur atau bermotif untuk ke kantor, kecuali anda bekerja di instansi yang memang mengharuskan anda tampil fashionable. Namun alasan tersebut jarang sekali ditemui di tempat kerja.</li>
</ol>
<p>Pada akhirnya, pastikan bahwa perlu tidaknya anda memakai stocking ke kantor adalah pilihan yang tepat yang dapat anda tentukan sendiri.</p>
<p>Fashion Beat &#8211; Else Magazine Office Lifestyle page 37 &#8211; Edition November 2008 By. Lisa Analisa Maharani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lamaharani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lamaharani.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lamaharani.wordpress.com&amp;blog=8932919&amp;post=38&amp;subd=lamaharani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lamaharani.wordpress.com/2009/08/13/perlu-tidaknya-ke-kantor-pakai-stocking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9bb86393c0f23f50c822b5f146a88a04?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lamaharani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
